RATING : BISA JADI

Siapa sangka, meski bentuknya tidak lebih besar dari pulpen, satu batang rokok memiliki kurang lebih 4,000 jenis bahan kimia, dan 40% di antaranya beracun. Nah, lho!

Ada karbon monoksida (CO), zat berupa gas yang tidak memiliki rasa dan bau. Jika terhirup terlalu banyak, sel darah merah akan lebih banyak mengikat karbon monoksida dibanding oksigen (O2), membuat fungsi otot dan jantung menurun.

Tidak hanya karbon monoksida, kandungan zat kimia lainnya bisa mengurangi kadar kolesterol baik (HDL) dalam darah dan justru meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL). Ketika kadar kolesterol jahat meningkat di dalam tubuh seorang perokok, darah mereka menjadi lebih pekat dan kental atau bahkan mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah.

Penyumbatan pembuluh darah berdampak pada tidak terpompanya oksigen dalam darah secara maksimal, sehingga menambah tinggi risiko terkena stroke atau jantung koroner. Di Indonesia, stroke dan jantung koroner merupakan duo yang menjadi penyakit pembunuh nomor satu setiap tahunnya. Fakta mengerikan, tapi bukan berarti tidak bisa diperbaiki.

Sudah saatnya bagi kamu yang merokok dan memiliki kadar kolesterol tinggi untuk mulai:

  • Katakan putus tus tus pada rokok
  • Mengusahakan berolahraga teratur
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan sehat
  • Meminum nutrisi tambahan untuk bantu turunkan kolesterol dengan Acticor!

ACTICOR adalah minuman mengandung susu dengan kandungan serat pangan larut Beta Glucan dari oats dan Inulin dari tumbuhan chicory, rendah lemak dan diperkaya dengan vitamin B1 & B2 untuk membantu turunkan kolesterol. Minum ACTICOR 2x sehari setelah makan untuk jantung yang sehat. #LiveHeartFirst

ACTICOR dengan Beta Glucan dan Inulin bantu
turunkan kolesterol. Minum ACTICOR 2x sehari
sebagai bagian dari diet sehatmu. Kolesterol terkontrol
untuk Jantung yang Sehat. #LiveHeartFirst