Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.

Tak Boleh Berlebihan, 4 Seafood Ini Bisa Jadi Makanan Pemicu Kolesterol

Apabila seseorang sering kali mengalami peningkatan kolesterol dalam jumlah yang tinggi dan kemudian berdampak pada kesehatan tubuhnya, maka salah satu langkah mudah untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan menghindari makanan pemicu kolesterol.

Load more

Tak Boleh Berlebihan, 4 Seafood Ini Bisa Jadi Makanan Pemicu KolesterolMeski kolesterol kerap dianggap musuh, pada kenyataannya senyawa ini diperlukan oleh tubuh dan juga terus diproduksi di dalam tubuh manusia untuk berbagai macam keperluan. Fungsi kolesterol antara lain sebagai pelindung sel untuk membentuk jaringan serta organ agar kinerjanya optimal, membantu produksi vitamin D, membentuk hormon tiroid, membentuk asam empedu,hingga membantu menjaga fungsi otak, khususnya dalam hal mengingat.

Pada dasarnya, kolesterol terbagi dua, yakni kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL) di mana keduanya berperan terhadap fungsi-fungsi tersebut. Kolesterol menyebabkan masalah hanya pada saat kadar LDL tinggi. Jika kadar kolesterol jahat meningkat, maka akan terjadi penumpukan zat lemak yang mempersempit pembuluh darah arteri serta menghambat alirah darah menuju jantung.

Jika sudah begini, maka risiko seseorang mengalami berbagai macam penyakit jantung pun bakal meningkat. Walaupun kolesterol tinggi bisa diturunkan dari orang tua ke anak, tetapi hal ini sering kali merupakan hasil dari gaya hidup yang tidak sehat, misalnya makanan yang dikonsumsi setiap hari.

Nah, seperti yang telah disebutkan di atas, salah satu cara menurunkan kolesterol tinggi, yakni membatasi makanan pemicu kolesterol. Pasalnya, kita kerap tidak sadar terhadap makanan yang dikonsumsi sehari-hari, apalagi untuk menu makanan berupa seafood yang biasanya kita anggap bergizi.

Seafood menjadi salah satu jenis makanan yang bisa diolah dengan beragam cara untuk dijadikan hidangan yang lezat, mulai dari kepiting saus padang, udang saus tiram, hingga lobster asam manis. Sayangnya, makanan laut sering dikaitkan dengan naiknya kolesterol jahat.

Berdasarkan data dari American Heart Association bahwa asupan kolesterol dalam sehari maksimal 200–300 mg. Asalkan diolah dengan cara yang benar dan dikonsumsi tidak berlebihan, beragam jenis seafood tersebut belum tentu menjadi penyebab naiknya kolesterol.

Di bawah ini akan dijelaskan apa saja dan mengapa jenis seafood tertentu bisa menjadi makanan pemicu kolesterol. Ada juga informasi tambahan terkait bagaimana cara mengolah yang benar agar kamu bisa mengonsumsinya tanpa takut kolesterol tinggi.

1. Kepiting

Pada 100 gram kepiting terdapat 55-59 mg kolesterol. Untuk kepiting jenis blue crab terdapat 97 mg kolesterol. Faktanya, kepiting memiliki kandungan kolesterol yang lebih sedikit dibandingkan dengan udang. Meski demikian, di dalam kepiting terdapat kadar natrium yang tinggi, sehingga orang yang mengidap tekanan darah tinggi perlu membatasi konsumsi kepiting.

2. Kerang dan Tiram

Makanan pemicu kolesterol tinggi lainnya, yakni kerang dan tiram.  19 kerang ukuran kecil dan 6 tiram ukuran sedang memiliki kandungan kolesterol sebanyak 58 mg. Jika kamu mengolahnya dengan menambahkan mentega, maka kolesterolnya makin tinggi.

3. Lobster

Lobster juga menjadi salah satu makanan pemicu kolesterol tinggi. Pada 3 ons daging lobster terdapat 61 mg kolesterol. Bila kamu mengolah lobster dengan menambahkan mentega atau minyak sayur (minyak kelapa sawit), maka kadar kolesterolnya pun akan meningkat.

4. Udang

Adapun makanan laut lainnya yang disukai oleh banyak orang, yaitu udang. Selain karena rasanya yang lezat, udang juga mudah diolah dan dijadikan berbagai hidangan yang menggugah selera. Sayangnya, seafood yang satu ini bisa jadi pemicu kolesterol tinggi bila dikonsumsi secara belebihan, apalagi dengan cara mengolah yang tidak tepat.

Kandungan kolesterol yang ada pada udang sekitar 85 persen lebih tinggi dibandingkan jenis seafood lainnya, seperti ikan. Udang sebanyak 100 gram, mengandung 166 mg kolesterol. Artinya, jumlahnya melebihi setengah kadar kolesterol harian yang dibutuhkan.  Jika udang diolah dengan cara digoreng, kolesterol yang ada lebih tinggi lagi dan dapat menjadi salah satu makanan pemicu kolesterol.

Baca juga: 3 Cara Aman Mengolah Daging dan Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi Lainnya

Cara Mengolah Seafood yang Sehat Agar Tak Membuat Kolesterol Tinggi

Meskipun empat seafood di atas bisa menjadi makanan pemicu kolesterol, tapi bukan berarti kamu harus sama sekali menjauhinya. Kamu hanya perlu membatasinya. Hal ini karena empat seafood di atas memiliki kandungan asam lemak Omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung.

Agar lebih aman mengonsumsi seafood, kamu bisa ikuti beberapa cara mengolahnya di bawah ini:

  • Jangan menggoreng seafood. Dengan menggoreng hanya akan menambah kandungan lemak trans dan lemak jenuh pada seafood yang ingin disantap. Sebagai solusi, olahlah seafood dengan membakar, mengukus, merebus, atau memanggangnya
  • Membatasi konsumsi makanan laut seperti kerang, kepiting, atau udang dalam seminggu. Untuk udang, maksimal yang dikonsumsi 85 gram dalam sehari dan dalam 1 minggu, konsumsi sekitar 2-3 kali saja. Sementara kepiting 1-2 kali saja dalam seminggu. Satu porsi kepiting seberat 85 gram mengandung 97 mg kolesterol dalam sehari. Untuk lobster, minimal yang beratnya di atas 200 gram dan ukuran kerapasnya lebih dari 8 cm serta dikonsumsi maksimal enam kali dalam satu bulan.
  • Kamu juga perlu memeriksa kadar kolesterol secara rutin, imbangi dengan asupan dan pola makan sehat, kontrol berat badan dan stres, rutin berolahraga, serta hindari merokok dan minuman beralkohol
  • Adanya flavonoid dan vitamin C di perasan jeruk lemon akan bantu meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan kadar kolesterol jahat serta trigliserida. Memberikan perasan lemon pada seafood bisa juga bantu mengurangi rasa amis
  • Disarankan konsumsi buah-buahan sebelum atau sesudah makan seafood.

Selain cara-cara mengolah seafood di atas, setiap orang juga perlu melengkapi juga dengan mengonsumsi makanan berserat untuk menurunkan kolesterol. Makanan berserat yang bisa dikonsumsi seperti kacang-kacangan (kacang buncis dan kacang polong) dan sayuran.

Tidak hanya itu, tempe dan tahu juga bisa dijadikan makanan pendamping seafood karena memiliki kandungan protein dari kacang kedelai yang bisa menghindari sakit jantung.

Kamu juga bisa minum Nestlé ACTICOR, yang di dalamnya terdapat kandungan serat larut beta glucan dari oats dan inulin dari tanaman akar chicory yang dipercaya bisa bantu turunkan kolesterol jahat secara alami.

Nikmati kebaikannya dalam 4 varian yang lezat, antara lain Green Tea Latte, Chocolate, Banana, serta Avocado. Selain itu, kenikmatan dan kebaikan Nestlé ACTICOR juga baik untuk kamu konsumsi 2 kali sehari setelah selesai makan.

Nestlé ACTICOR, cara alami turunkan kolesterol!

Baca juga: Apa Saja Penyebab Kolesterol Naik? Yuk Cari Tahu!