Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.

Yuk, Buat Tubuh Lebih Sehat dengan Kenali 5 Gejala Kolesterol Naik yang Bisa Dirasakan pada Fisik Kamu

Mengetahui kadar kolesterol ternyata bukan hanya bisa dilakukan melalui cek darah saja. Tanpa disadari, tubuh kita ternyata juga memberikan peringatan kalau sesuatu yang tidak beres terjadi dari dalam, termasuk jika kadar kolesterol sedang tinggi.

Load more

Jika diperhatikan secara saksama, peringatan ini bisa membantu kita untuk bisa langsung mengambil langkah-langkah antisipatif agar kondisi ini membaik dan tidak berujung pada masalah lainnya. Nah, agar dapat terus waspada dan dapat senantiasa menjaga kesehatan tubuh, yuk, kenali beberapa gejala kolesterol naik berikut ini!

1. Sakit Kaki

Gejala kolesterol naik ini disebabkan oleh penyakit arteri perifer (peripheral artery disease). Kondisi ini terjadi ketika dinding arteri tersumbat oleh plak, terutama karena kolesterol yang terakumulasi. Bila kamu mengalami penyakit ini, tubuh mungkin akan menunjukkan gejala seperti rasa sakit dan kesemutan pada kaki.

2. Benjolan Kolesterol di Tubuh (Xanthoma)

Kadar kolesterol yang meninggi dan menumpuk juga dapat mengakibatkan xanthoma yang berupa belang warna kuning pada permukaan kulit atau benjolan di dalam kulit. Kondisi ini umumnya dialami oleh mereka yang memiliki keturunan gen di mana kecenderungan kolesterol lebih tinggi. Namun, gejala kolesterol naik ini juga bisa terjadi pada siapa saja yang kadar kolesterolnya tidak terjaga dan terlalu tinggi. Jadi, tidak ada salahnya untuk mewaspadai gejala yang satu ini.

Kondisi ini dialami di area kaki, tangan, persendian (seperti lutut dan lengan), serta bokong. Walaupun seringnya tidak mengakibatkan rasa sakit, xanthoma mungkin bakal berujung rasa gatal.

3. Sakit Dada (Angina)

Terhambatnya saluran arteri yang disebabkan oleh kolesterol juga dapat mengakibatkan asupan oksigen ke tubuh berkurang. Hal ini terjadi karena saluran darah yang mengandung oksigen jadi terhalang untuk sampai ke jantung. Akibatnya, kamu mungkin akan merasakan gejala angina seperti sakit di dada, sesak nafas, dan juga pusing. Jika dibiarkan begitu saja, hal ini bisa berujung pada komplikasi seperti penyakit jantung.

4. Batu Empedu (Gallstones)

Tubuh kita membutuhkan kolesterol guna memproduksi empedu. Salah satu tugas utama empedu adalah untuk memproses lemak agar dapat diserap. Tidak hanya itu, organ ini juga penting agar usus halus menyerap berbagai macam vitamin, antara lain A, D, E, dan juga K.

Namun, hal lain justru terjadi pada empedu bila kadar kolesterol terlalu tinggi. Kadar empedu juga bisa menjadi terlalu banyak sehingga meninggalkan ekses. Akibatnya adalah ekses empedu ini akan mengkristal dan menjadi batu (gallstones) serta menimbulkan berbagai gejala seperti mual dan muntah-muntah, sakit perut, serta urin berwarna gelap.

5. Tekanan Darah Tinggi (Hypertension)

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kolesterol dapat mengakibatkan serangan jantung. Nah, hal ini bisa jadi diakibatkan juga oleh hipertensi atau tekanan darah tinggi. Perlu diketahui, hipertensi merupakan salah satu gejala kolesterol naik.

Hal ini terutama disebabkan oleh arteri yang tersumbat kolesterol. Kemudian, penyumbatan ini mengakibatkan penyempitan serta pengerasan saluran arteri (atherosclerosis). Apabila sudah terjadi, kamu mungkin akan merasakan beberapa gejalanya, antara lain sakit kepala, pusing, bahkan sakit dada dan sesak nafas.

Bukan hanya itu saja, penghambatan ini pun nantinya bisa berujung pada kondisi-kondisi yang fatal dan berbahaya. Beberapa di antaranya adalah penyakit dan serangan jantung serta stroke. Maka itu, waspadai gejala kolesterol naik yang satu ini.

Demikian tadi beberapa gejala kolesterol naik yang dapat dirasakan pada tubuh. Namun, perlu diperhatikan kembali bahwa hanya memperhatikan gejala di atas bukanlah cara untuk mengetahui kadar kolesterol pada tubuh. Pastikan kamu segera melakukan medical check-up dan melakukan tes darah serta memperhatikan faktor-faktor berikut pada hasil tes.

● LDL (low-density lipoproteins)

Kolesterol jahat atau yang dikenal sebagai LDL adalah yang berisiko menetap pada tubuh. Alhasil, LDL nantinya akan mencapai arteri serta menyebabkan penyempitan. Jika ini terjadi, risiko penyakit jantung dan stroke akan meningkat. Jadi, upayakan kadarnya berada di bawang angka 130 mg/dL, ya!

● HDL (high-density lipoproteins)

Kebalikan dari LDL, HDL dikenal sebagai kolesterol baik karena lipoprotein ini akan membawa kolesterol langsung ke liver untuk diproses dan dibuang. Sebagai hasilnya, kadar total kolesterol tubuh pun akan stabil dan fungsi organ jantung akan terjaga. Maka dari itu, pastikan angkanya berada di atas 60 mg/dL.

● Total Kolesterol

Meski disebut dengan julukan ‘kolesterol jahat’ dan ‘kolesterol baik’, baik HDL dan LDL hanyalah lipoprotein yang membawa kolesterol. Total kolesterol adalah gabungan dari keduanya yang masih berada di dalam tubuh dan belum dikeluarkan HDL. Usahakan untuk memiliki total kolesterol di bawah 200 mg/dL di dalam darahmu agar terhindar dari gejala kolesterol naik.

● Trigliserida

Pada dasarnya, baik trigliserida dan kolesterol dibutuhkan oleh tubuh pada jumlah tertentu. Kolesterol dimanfaatkan untuk pembentukan sel dan hormon, sedangkan trigliserida merupakan kalori berlebih yang disimpan tubuh untuk digunakan lagi nantinya.

Namun, jika kadarnya berlebihan, trigliserida juga dapat menempel di arteri dan menyebabkan penyempitan. Oleh karena itu, pastikan angkanya berada di bawah 150 mg/dL.

Setelah mengetahui angka-angka di atas, kamu dapat berkonsultasi kepada para ahli medis seputar langkah-langkah apa saja yang bisa dilakukan untuk menangani permasalahan kamu dan menghindari gejala kolesterol naik. Umumnya, kamu akan disarankan untuk berolahraga, menghindari asap rokok dan stres, serta menjaga pola makan yang sehat dan rendah kolesterol.

Tapi, tidak ada salahnya juga untuk mulai mengonsumsi Nestlé ACTICOR untuk bantu menurunkan kolesterol di dalam tubuhmu. Pasalnya, Nestlé ACTICOR dilengkapi dengan beta-glucan yang diambil dari oat serta inulin dari tanaman chicory. Kedua kandungan tersebut menjadikan Nestlé ACTICOR sebagai sebuah cara alami turunkan kolesterol.

Rasakan kebaikannya melalui empat varian nikmatnya, antara lain Avocado, Banana, Chocolate, dan Green-Tea Latte. Apa pun variannya, minumlah Nestlé ACTICOR 2 kali sehari setelah makan.

Nestlé ACTICOR, cara alami turunkan kolesterol!