Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.

Jangan Panik! Berikut Pertolongan Pertama Pada Sakit Jantung yang Bisa Kamu Lakukan

Menurut data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, penyakit jantung merupakan penyebab kematian terbanyak ke-2 di Indonesia. Bagi para pemilik riwayat penyakit jantung tidak jarang mereka mengalaminya secara tiba-tiba. Mengetahui hal ini, serangan jantung bisa dikategorikan sebagai kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan secara lekas.

Load more

Terlambatnya pemberian pertolongan pertama sakit jantung dapat menyebabkan seorang penderita menjadi tidak tertolong jika tidak segera ditangani oleh medis. Maka dari itu, jika kamu hidup berdampingan dengan penderita sakit jantung berikut adalah kiat-kiat untuk memberikan pertolongan pertama.

Jangan Panik

Kepanikan dapat menghambat upaya yang dapat kita lakukan sebagai pertolongan pertama bagi penderita sakit jantung yang sedang mengalami serangan. Jadi, usahakan untuk tetap tenang, atur napas, kemudian jernihkan pikiran sebelum memberikan pertolongan pertama.

Gejala Serangan Jantung yang Harus Diketahui

Pertama-tama, kamu perlu mengetahui penyebab dan gejala dari serangan jantung terlebih dulu karena pada dasarnya serangan jantung adalah penyumbatan aliran darah yang membawa oksigen ke jantung tersumbat. Dengan demikian, otot jantung menjadi kekurangan oksigen dan mulai mati dan mengakibatkan beberapa gejala, seperti:

  • Nyeri dada yang berupa tekanan rasa sesak, atau sensasi meremas atau pegal di bagian tengah dada

  • Rasa nyeri atau tidak nyaman yang menyebar ke bahu, lengan, punggung, leher, rahang, gigi atau perut bagian atas

  • Mual, gangguan pencernaan, mulas atau sakit perut

  • Sesak napas

  • Kepala terasa ringan, pusing, pingsan

  • Berkeringat

Serangan jantung umumnya menyebabkan nyeri dada selama lebih dari 15 menit. Sebagian orang barangkali akan mengalami nyeri dada ringan, namun ada juga yang mengalami nyeri parah. Bahkan, pada wanita gejalanya terkadang terlihat lebih samar.

Perlu diketahui juga bahwa serangan jantung dapat terjadi dengan tiba-tiba, tetapi ada baiknya kita turut memerhatikan gejala-gejala yang berlangsung dari beberapa jam atau hari sebelumnya.

Langkah Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan

Jika kamu berada di dekat seseorang yang mengalami serangan jantung, berikut pertolongan pertama sakit jantung yang dapat kamu lakukan.

  • Minta orang tersebut untuk tenang dan tuntun ia duduk atau beristirahat

  • Periksa pakaiannya dan kendurkan daerah yang terlihat ketat

  • Tanyakan apakah ia memiliki obat pereda nyeri, kemudian bantu ia untuk minum

  • Jika rasa sakit tidak menghilang setelah diminumkan obat setelah 3 menit, hubungi Emergency di layanan kesehatan terdekat

  • Jika orang tersebut  mendadak tidak sadarkan diri dan tidak merespon dengan baik, segera hubungi nomor darurat RS setempat, kemudian mulai lakukan CPR (Cardiopulmonary Resuscitation atau teknik kompresi dada dan pemberian napas buatan)

Hal yang Tidak Boleh Dilakukan

Setelah mengetahui langkah-langkah pertolongan pertama sakit jantung, ada pula hal-hal yang tidak boleh kamu lakukan. Hal tersebut adalah meninggalkan orang tersebut sendirian kecuali untuk meminta bantuan. Namun, hal ini hanya dibolehkan jika diperlukan dan mendesak.

Kemudian jangan biarkan orang tersebut menyangkal penyakitnya dan menghalangi kamu untuk menghubungi layanan medis gawat darurat. Sebagai seseorang yang mendampingi, jangan menunggu sampai gejala serangannya hilang. Dan yang terakhir, kamu tidak boleh membiarkan orang tersebut mengonsumsi apapun lewat mulut kecuali obat jantung (seperti nitrogliserin) yang telah diresepkan.

Baca juga: Konsisten Adalah Kunci, Yuk Lakukan 5 Cara Menjaga Kesehatan Jantung Ini Agar Tetap Aktif Di Usia Muda

Mengetahui Waktu yang Tepat untuk Menelepon Emergency

Mungkin kamu masih bertanya-tanya perihal kapan waktu yang tepat untuk melakukan telepon ke nomor gawat darurat, tapi kamu bisa mengingat ketiga hal ini. Pertama, jika ia tidak merespon, kedua jika ia tidak bernapas, dan ketiga jika ia mengalami nyeri dada mendadak atau gejala lain dari serangan jantung yang sudah disebutkan di atas.

Hal Preventif yang Dapat Dilakukan

Mengetahui risiko penyakit jantung di Indonesia yang sangat tinggi, ada baiknya kamu pun melakukan hal-hal preventif agar sebagai pertolongan pertama sakit jantung tidak terpapar risiko penyakit ini. Mulai dari memperbaiki pola hidup dengan misalnya:

  • Berhenti merokok

  • Menjaga tekanan darah, kolesterol, dan diabetes agar tetap normal

  • Lakukan diet sehat jika mengalami obesitas atau kelebihan berat badan

  • Berolahraga secara teratur 

  • Batasi jumlah alkohol yang kamu minum

  • Batasi konsumsi lemak jenuh, daging merah, dan gula 

  • Pilih asupan makanan yang baik untuk jantung.

Asupan yang baik dan rendah lemak memang sangat dibutuhkan untuk menghalau risiko terjadinya penyakit jantung. Rutin mengonsumsi buah, sayur, ikan, serta biji-bijian bisa jadi solusinya. Bila perlu, konsumsi juga minuman Nestlé ACTICOR.

Selain mengandung serat larut berupa beta-glican dan inulin, Nestlé ACTICOR sangat praktis dan mudah dikonsumsi di mana saja dengan 4 macam rasa yang bisa kamu pilih sesuai selera (Green Tea Latte, Chocolate, Banana, dan juga Avocado). Oat dan akar chicory yang mengandung beta-glucan dan inulin ini juga sudah teruji dapat menurunkan LDL dan cocok untuk konsumsi rendah kolesterol.

Nestlé ACTICOR, cara alami turunkan kolesterol!