Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.

Praktis! 7 Cara Mengolah Makanan untuk Penderita Kolesterol

Menentukan pola makan yang aman merupakan tantangan tersendiri bagi para penderita kolesterol. Pasalnya, makanan untuk penderita kolesterol bukan hanya yang tidak mengandung kolesterol saja. Faktanya, banyak faktor yang menjadikan pola makan kita tidak baik bagi kadar kolesterol tubuh, misalnya kandungan lemak jenuh atau kurangnya asupan serat.

Load more

Maka dari itu, kamu pun perlu waspada dan punya strategi tertentu dalam mengolah makanan. Dengan demikian, pola makan menjadi seimbang atau bahkan justru bisa memperbaiki kadar kolesterol jahat yang ada pada tubuh. Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu coba!

1. Lengkapi dengan Gandum Utuh

Manusia di berbagai penjuru dunia memanfaatkan gandum sebagai asupan karbohidrat dan untuk memenuhi kebutuhan energi untuk tubuh mereka. Beberapa contoh gandum yang biasa kita temukan sehari-hari, antara lain nasi, pasta, dan juga roti.

Tapi, perlu diketahui bahwa ketiga contoh sumber karbohidrat ini juga punya alternatif yang lebih baik, loh! Adapun alternatif itu adalah gandum utuh, seperti nasi merah, pasta yang terbuat dari gandum utuh (whole wheat pasta), atau juga roti gandum.

Gandum utuh merupakan makanan untuk penderita kolesterol yang baik karena kandungan serat yang ada di dalamnya. Serat yang terkandung nantinya akan membantu menurunkan kolesterol jahat LDL (low-density lipoproteins) dalam tubuh dan juga menurunkan risiko penghambatan saluran arteri.

2. Pilihlah Minyak Zaitun

Jika kamu sudah terbiasa memasak dengan minyak goreng, ada baiknya bagi kamu untuk menggantinya dengan minyak zaitun. Pasalnya, minyak zaitun merupakan bahan makanan untuk penderita kolesterol yang baik karena mengandung lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acids). Secara klinis, minyak zaitun teruji dapat meningkatkan kolesterol baik HDL (high-density lipoproteins). 

Perlu dipahami bahwa kolesterol HDL berguna untuk membawa kolesterol jahat ke organ liver untuk dibuang dari tubuh. Alhasih, total kolesterol pada tubuh pun berkurang.

3. Potong Lemak pada Daging

Sesuai dengan namanya, kolesterol jahat low-density lipoproteins adalah lipoprotein. Hal ini menandakan bahwa kolesterol jahat tersebut terbuat dari lemak. Jadi, tidak heran jika lemak pada daging yang kamu konsumsi juga mengandung kolesterol jahat ini.

Maka dari itu, saat berada di supermarket atau pasar, pastikan untuk memilih daging sapi atau kambing dengan kandungan lemak yang sedikit, seperti sirloin dan loin pada sapi serta kaki, lengan, dan loin pada kambing. Begitu juga dengan daging giling, upayakan untuk memilih yang dengan kandungan 90% daging atau lebih.

Jika kamu tidak bisa memilih bagian daging mana yang bisa diperoleh, kamu dapat memotong bagian lemaknya sendiri di rumah. Dengan begitu, daging akan lebih aman dan bisa menjadi makanan untuk penderita kolesterol yang lebih baik.

4. Jangan Asal Mengolah Daging

Tidak hanya terhenti pada pemilihan daging saja, kamu juga perlu bijak dalam mengolahnya. Jangan sampai daging yang minim akan kandungan lemak justru sia-sia karena digoreng dengan minyak. Alih-alih ingin menjadikan daging makanan untuk penderita kolesterol yang aman, kamu justru menjadikannya tetap berbahaya.

Jadi, usahakan untuk memilih metode menggodok dan juga memanggang daging. Kemudian, jika memilih untuk memanggang, pastikan juga untuk menggunakan cooking rack agar lemak dapat rontok dan tersaring cooking rack tersebut, bukan terkumpul dan termakan nantinya.

5. Jadikan Ikan sebagai Sumber Protein

Kalau kamu merasa kesulitan mengolah daging agar lebih aman, kamu juga bisa memilih ikan sebagai sumber protein loh. Bahkan, kamu pun bisa mendapatkan manfaatnya hanya dengan mengonsumsi dua hingga empat kali seminggu.

Pasalnya, ikan merupakan makanan untuk penderita kolesterol yang baik karena mengandung omega-3 yang mampu meningkatkan kadar kolesterol baik HDL. Namun, pastikan juga untuk memilih ikan dengan kandungan omega-3 yang tinggi agar kamu bisa benar-benar memperoleh manfaat secara optimal, misalnya ikan salmon, sarden, dan juga tuna.

6. Pilihlah Produk Susu yang Tepat

Produk susu adalah segala makanan yang berbahan dasar susu. Beberapa di antaranya adalah keju, minuman susu, dan juga yogurt. Kebanyakan orang mengonsumsi makanan-makanan ini untuk meraup manfaat sebanyak-banyaknya, seperti kalsium yang dapat menguatkan tulang serta vitamin D yang bisa menjaga kekuatan sistem imun.

Baca juga: Sehat & Menyegarkan, Minuman untuk Menurunkan Kolesterol Ini Bisa Kamu Coba di Rumah!

Tapi, bagi kamu yang tengah mencari makanan untuk penderita kolesterol, sebaiknya hindari produk susu yang mengandung lemak berlebihan karena mengandung lemak jenuh yang bisa meningkatkan kolesterol jahat LDL. Sebagai gantinya, pilihlah susu skim, keju rendah lemak, dan juga yogurt rendah lemak. Kemudian, bila perlu, kamu juga bisa memilih alternatif susu, seperti susu almond dan juga susu kedelai.

7. Imbangi dengan Serat

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kamu perlu mengonsumsi serat agar kolesterol jahat LDL bisa berkurang. Beberapa sumber serat lainnya selain gandum utuh adalah sayur-sayuran (wortel dan brokoli) dan buah-buahan (alpukat dan apel).

Namun, agar lebih mudah, kamu juga bisa turut memenuhi asupan serat harian dengan minum Nestlé ACTICOR 2x sehari setelah makan. Nestlé ACTICOR mengandung serat larut jenis beta-glucan, yang diperoleh dari oats, dan juga inulin, yang diperoleh dari chicory.

Selain teruji secara klinis dapat bantu turunkan kolesterol LDL, kedua kandungan ini bisa kamu peroleh secara nikmat dengan minum Nestlé ACTICOR, yang hadir dalam 4 varian lezat: Green-Tea Latte, Banana, Chocolate, dan Avocado.

Nah, itulah tadi berbagai cara untuk mengolah makanan untuk penderita kolesterol yang bisa kamu contoh. Pada intinya, kita tidak benar-benar bisa terhindar dari makanan penyebab kolesterol tinggi. Namun, mengolahnya dengan benar dan juga menyeimbanginya dengan serat akan dapat mengurangi dampak buruk yang terdapat pada makanan. Semoga informasi tadi bermanfaat!

Nestlé ACTICOR, cara alami turunkan kolesterol!