Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.

Masih Sulit Menghindari Makanan Pantangan Kolesterol? Ini Cara Jitu untuk Aman Mengonsumsinya

Makanan favorit tidak jarang justru menjadi makanan yang perlu kita hindari. Entah kandungannya atau bahan saat mengolahnya. Ada berbagai hal yang menjadikan makanan tersebut tidak cocok untuk dikonsumsi oleh tubuh, contohnya adalah makanan pantangan kolesterol.

Load more

Makanan-makanan yang meningkatkan kolesterol cenderung menggugah selera. Sehingga, wajar saja kalau banyak orang tergoda untuk menyantapnya. Namun, kamu tak perlu khawatir sebab ternyata ada cara yang bisa kamu lakukan agar makanan-makanan tersebut bisa kamu konsumsi secara aman.

Berikut adalah penjelasan tentang makanan pantangan kolesterol serta langkah agar mengubahnya menjadi tidak berbahaya!

Makanan yang Berbahaya bagi Kadar Kolesterol

Banyak yang mengira bahwa kamu perlu berhenti mengonsumsi makanan berkolesterol untuk menghindari naiknya kadar kolesterol tubuh. Hal ini tidaklah tepat karena makanan mengandung kolesterol boleh dikonsumsi apabila dalam jumlah yang wajar.

Ketika kita berbicara seputar makanan pantangan kolesterol, yang harus kita perhatikan adalah kandungan lain yang mampu meningkatkan kadar low-density lipoproteins (LDL) serta yang menurunkan high-density lipoproteins (HDL). LDL merupakan senyawa yang dapat mengakibatkan kolesterol menghambat arteri, sedangkan HDL bekerja untuk membawa kolesterol berlebih keluar dari tubuh.

Lantas, apa saja makanan pantangan kolesterol yang memengaruhi kadar HDL dan LDL?

  • Gorengan (Lemak Trans)

Contoh pertama adalah gorengan. Bahan makanan yang umum dijadikan gorengan, yakni tempe dan tahu yang sebenarnya aman bagi kadar kolesterol. Namun, yang menjadikannya bahaya adalah penggunaan minyak sayur yang lebih banyak mengandung lemak trans (trans fat). Pasalnya, jenis lemak ini dapat meningkatkan LDL dan menurunkan HDL secara bersamaan.

  • Daging (Lemak Jenuh)

Daging sapi, kambing, dan juga unggas memiliki kandungan nutrisi yang baik. Sebagai contoh, asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh. Tetapi, daging bisa jadi berbahaya karena kandungan lemak jenuh (saturated fats) di dalamnya, terutama di bagian lemak.

Lemak ini sedikit berbeda dengan lemak trans di mana lemak jenuh sebenarnya dapat meningkatkan HDL. Namun, pada saat itu juga, kadar LDL kamu juga akan naik dan dampak inilah yang perlu dihindari.

  • Makanan Cepat Saji (Lemak Jenuh + Lemak Trans)

Menu fast food atau makanan cepat saji seringnya terdiri dari bahan-bahan yang digoreng dan juga daging olahan. Kombinasi dari keduanya dapat menjadikan makanan tersebut mengandung lemak jenuh serta lemak trans. Alhasil, makanan cepat saji bisa jadi berbahaya buat kondisi kamu.

Cara Aman Mengonsumsi Makanan Pantangan Kolesterol

Setelah mengetahui makanan dan kandungan apa yang dapat memengaruhi kolesterol, kini saatnya kamu mengetahui cara aman mengonsumsinya. Dengan begitu, kamu tak perlu khawatir kadar kolesterol melonjak drastis setelah memakan makanan tadi. Bagaimana caranya?

  • Memisahkan lemak dengan daging
  • Meningkatkan asupan makanan yang tinggi akan lemak tak jenuh, seperti ikan
  • Menghindari menggoreng dan memilih memanggang agar lemak dapat rontok
  • Menggodok makanan agar menghindari penggunaan minyak
  • Mengganti minyak sayur dengan minyak yang mengandung lemak tak jenuh ganda, seperti minyak zaitun dan minyak canola
  • Membuat menu fast food di rumah agar dapat mengatur penggunaan minyak serta daging
  • Memperbanyak serat larut (soluble fiber) yang dapat mengurangi LDL, seperti pada sayuran
  • Membiasakan olahraga dan juga menghindari kebiasaan merokok agar tidak memperparah kolesterol

Nah, itulah tadi beberapa contoh makanan pantangan kolesterol serta cara yang bisa kamu lakukan agar dapat mengonsumsinya secara lebih aman. Pada dasarnya, kamu tidak dapat benar-benar terbebas dari risiko kolesterol tinggi. Namun, dengan terus menjaganya dengan cara-cara tadi, kamu bisa senantiasa meminimalisir dampak buruknya pada tubuh.

Contohnya adalah dengan mengikuti langkah-langkah di atas dan juga dengan meminum Nestlé ACTICOR dua kali sehari setelah makan. Nestlé ACTICOR diperkaya serat larut inulin yang diperoleh dari akar chicory serta beta glucan yang didapatkan dari oat. Keduanya telah teruji secara klinis dapat bantu turunkan kadar kolesterol LDL pada tubuh.

Belum lagi, mengonsumsinya juga sangatlah mudah. Selain dikemas dalam botol yang praktis, minuman penurun kolesterol ini juga memiliki rasa yang nikmat, yang tersedia dalam 4 varian, antara lain Green Tea Latte, Chocolate, Banana, dan juga Avocado.

Nestlé ACTICOR, cara alami turunkan kolesterol!