Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.

Manfaat ACTICOR untuk Turunkan Kolesterol Selama Puasa

Menahan lapar dan dahaga selama lebih dari 12 jam tentu membuat banyak orang kalap saat buka puasa tiba. Goreng-gorengan, makanan manis, dan asin biasa menjadi kudapan saat berbuka. Namun, jika hal ini tidak terkontrol, mengonsumsi makanan justru bisa menimbulkan masalah bagi kesehatan, seperti naiknya kolesterol jahat.

Load more

Lama kelamaan bisa memicu penyakit berbahaya berupa penyakit kardiovaskular yang menyerang jantung. Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada lebih dari 17 juta orang di dunia kehilangan nyawa disebabkan karena penyakit pembuluh darah dan penyakit jantung.

Dari data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) di tahun 2018, pengidap penyakit pembuluh darah dan jantung semakin bertambah setiap tahunnya. 15 dari 1000 orang, berkisar 2.784.064 orang di Indonesia mengidap penyakit jantung. Penyakit kardiovaskular seperti sakit jantung juga saat ini diderita oleh kelompok usia produktif.

Jantung koroner termasuk jenis penyakit terbanyak di seluruh dunia. Pada tahun 2020 di seluruh dunia, penyakit jantung koroner diprediksi menjadi penyebab yang cukup sering dialami yakni sebanyak 36% dari seluruh kasus kematian.

Diperkirakan angka tersebut dua kali lebih tinggi dibandingkan angka kematian yang disebabkan karena penyakit kanker. Di Indonesia sendiri, penyakit jantung koroner menjadi penyebab utama dan pertama dari seluruh kematian, dengan perkiraan 26,4%. Angka ini cenderung lebih tinggi dibandingkan angka meninggal yang disebabkan penyakit kanker. Artinya satu di antara empat orang yang meninggal di Indonesia disebabkan karena penyakit jantung koroner.

Nestle sendiri sebagai perusahaan yang bergerak dalam industri makanan dan minuman memiliki kepedulian tinggi terhadap meningkatnya penyakit jantung koroner yang saat ini tidak hanya menyerang orang yang lanjut usia, tapi juga orang yang masih muda.

Berdasarkan hal inilah Nestle meluncurkan produk ACTICOR. Produk ini merupakan minuman mengandung susu yang dilengkapi dengan serat pangan larut Beta Glucan berbahan dasar oat dan Inulin yang berasal dari chicory roots yang bantu memperbaiki kolesterol. Beta glucan dan inulin dapat membantu memperbaiki profil lipid dengan mempengaruhi metabolisme kolesterol dan asam empedu di dalam tubuh.

Beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk meminimalisir risiko terjadinya penyakit jantung adalah dengan mengonsumi asupan serat lebih banyak, mengurangi asupan lemak jenuh dan lemak trans, serta melakukan aktivitas fisik secara rutin.

Manfaat ACTICOR dapat menurunkan kadar kolesterol. Serat pangan larut Beta Glucan dan Inulin sudah teruji secara klinis bisa menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang menjadi salah satu faktor pemicu penyakit jantung.

Sekadar informasi, serat pangan untuk kesehatan juga baik mencegah konstipasi, mencegah absorpsi glukosa dan meningkatkan sensitivitas insulin, dan mampu menurunkan serum kolesterol.  Konsumsi 7 gram serat pangan sehari bisa membantu menurunkan risiko terkena penyakit jantung sebesar 9%.

Sementara itu, serat pangan yang ada dalam tiap botol Nestle ACTICOR sebanyak 3 gram. Agar manfaat ACTICOR maksimal, ada baiknya jika kamu mengonsumsi dua botol per hari setelah berbuka puasa dan saat sahur. Tak hanya itu, Nestle ACTICOR juga rendah lemak.

Kamu bisa mencoba empat ragam rasa Nestle ACTICOR, yakni Avocado, Banana, Chocolate, dan Green-Tea Latte. Untuk menikmati Nestle ACTICOR, kamu pun bisa menyajikannya dengan es batu atau diminum dalam kondisi dingin. Nestle ACTICOR dapat dikonsumsi oleh orang dewasa yang usianya lebih dari 18 tahun yang peduli akan kesehatan tubuh.

Jadi, kamu tidak perlu takut lagi memiliki kolesterol tinggi selama puasa sebab manfaat ACTICOR yang bantu menurunkan kolesterol jahat.  Nestle ACTICOR, cara alami turunkan kolesterol!

 

[1],2,3 Hari Jantung Sedunia (World heart day): Your heart is our heart too. (n.d.). Retrieved from https://p2ptm.kemkes.go.id/kegiatan-p2ptm/pusat-/hari-jantung-sedunia-world-heart-day-your-heart-is-our-heart-too