Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.

Masih Sulit Menghindari Makanan Pantangan Kolesterol? Ini Cara Jitu untuk Aman Mengonsumsinya

Makanan favorit tidak jarang justru menjadi makanan yang perlu kita hindari. Entah itu kandungannya atau bahan saat mengolahnya, makanan tersebut bisa jadi justru tidak cocok untuk dikonsumsi oleh tubuh kamu, contohnya adalah makanan pantangan kolesterol.

Load more

Makanan-makanan yang meningkatkan kolesterol cenderung menggugah selera. Sehingga, wajar saja kalau banyak orang tergoda untuk menyantapnya. Namun, kamu tak perlu khawatir sebab ternyata ada cara yang bisa kamu lakukan agar makanan-makanan tersebut bisa kamu konsumsi secara aman.

Berikut adalah penjelasan tentang makanan pantangan kolesterol serta langkah yang bisa dilakukan agar mengubahnya menjadi tidak berbahaya!

1. Makanan yang Berbahaya bagi Kadar Kolesterol

Banyak yang mengira bahwa kamu perlu berhenti mengonsumsi makanan berkolesterol untuk menghindari naiknya kadar kolesterol tubuh. Hal ini tidaklah tepat karena makanan mengandung kolesterol boleh dikonsumsi apabila dalam jumlah yang wajar.

Ketika kita berbicara seputar makanan pantangan kolesterol, yang harus kita perhatikan adalah kandungan lain yang mampu meningkatkan kadar low-density lipoproteins (LDL) serta yang menurunkan high-density lipoproteins (HDL). LDL merupakan senyawa yang dapat mengakibatkan kolesterol menghambat arteri, sedangkan HDL bekerja untuk membawa kolesterol berlebih keluar dari tubuh.

Lantas, apa saja makanan pantangan kolesterol yang mempengaruhi kadar HDL dan LDL?

● Gorengan (Lemak Trans)

Contoh pertama adalah gorengan. Bahan makanan yang umum dijadikan gorengan, yakni tempe dan tahu yang sebenarnya aman bagi kadar kolesterol. Namun, yang menjadikannya bahaya adalah penggunaan minyak sayur yang lebih banyak mengandung lemak trans (trans fat). Pasalnya, jenis lemak ini dapat meningkatkan LDL dan menurunkan HDL secara bersamaan.

● Daging (Lemak Jenuh)

Daging sapi, kambing, dan juga unggas memiliki kandungan nutrisi yang baik. Sebagai contoh, asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh. Tetapi, daging bisa jadi berbahaya karena kandungan lemak jenuh (saturated fats) di dalamnya, terutama di bagian lemak.

Lemak ini sedikit berbeda dengan lemak trans di mana lemak jenuh sebenarnya dapat meningkatkan HDL. Namun, pada saat itu juga, kadar LDL kamu juga akan naik dan dampak inilah yang perlu dihindari.

● Makanan Cepat Saji (Lemak Jenuh + Lemak Trans)

Menu fast food atau makanan cepat saji seringnya terdiri dari bahan-bahan yang digoreng dan juga daging olahan. Kombinasi dari keduanya dapat menjadikan makanan tersebut mengandung lemak jenuh serta lemak trans. Alhasil, makanan cepat saji bisa jadi berbahaya buat kondisi kamu.

2. Cara Aman Mengonsumsi Makanan Pantangan Kolesterol

Setelah mengetahui makanan dan kandungan apa yang dapat memengaruhi kolesterol, kini saatnya kamu mengetahui cara aman mengonsumsi makanan tersebut. Dengan begitu, kamu tak perlu lagi khawatir kadar kolesterol melonjak drastis setelah memakan makanan tadi. Simak ulasan singkatnya berikut ini, yuk!

● Memotong Lemak pada Daging

Lemak jenuh umumnya berada di bagian lemak yang menempel pada daging. Oleh karena itu, ada baiknya bagi kamu untuk memotong bagian tersebut sebelum diolah kemudian.

● Memilih Daging dengan Lemak Tak Jenuh

Lemak tak jenuh hadir pada beberapa jenis minyak, buah, serta kacang-kacangan. Namun, untuk daging yang dengan lemak tak jenuh, beberapa yang bisa dipilih adalah ikan kembung dan ikan salmon.

● Menghindari Menggoreng

Metode pengolahan makanan ini membutuhkan minyak dan dapat menjadikan daging sebagai makanan pantangan kolesterol. Maka dari itu, ada baiknya untuk memilih memanggang. Selain untuk menghindari penggunaan minyak, memanggang (terutama jika daging diletakkan di atas rak panggangan) mampu bantu merontokkan lemak dari daging.

● Menggodok Makanan

Selain memanggang daging, kamu bisa memilih metode menggodok. Metode pengolahan makanan ini dapat menghindari penggunaan minyak serta mengharuskan memotong daging dan memungkinkan kamu untuk memilih bagian daging mana yang akan dipilih.

● Mengganti Minyak Sayur

Minyak sayur aman dikonsumsi oleh kebanyakan orang. Akan tetapi, jika tingkat kolesterol tubuhmu tinggi, sebaiknya mengganti minyak goreng yang biasa dipakai dengan yang mengandung lemak tak jenuh ganda, seperti minyak zaitun dan minyak canola.

● Membuat Homemade Fast Food (Makanan Cepat Saji ala Kamu Sendiri)

Sesekali makan makanan cepat saji (fast food) tidak masalah. Namun, jika hasrat tersebut sering muncul, cobalah untuk menciptakannya sendiri di rumah karena kamu akan dapat mengatur sendiri penggunaan minyak serta daging yang digunakan. Dengan begitu, menu tersebut bukan menjadi makanan pantangan kolesterol.

● Memasak dengan Serat Larut

Serat larut (soluble fiber) berfungsi untuk mengurangi LDL pada tubuh. Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk menjadikan sayuran sebagai teman dari daging yang kamu makan biasanya. Alhasil, menu makanan kamu pun bisa lebih sehat.

● Membiasakan Pola Hidup Sehat

Bukan hanya pengolahan makanan saja yang berperan untuk mengurangi kolesterol pada tubuh kamu. Faktanya, kamu juga perlu menjalani pola hidup sehat secara bersamaan dengan menghindari makanan pantangan kolesterol. Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah dengan membiasakan olahraga dan juga menghindari merokok agar tidak memperparah kolesterol.

Nah, itulah tadi beberapa contoh makanan pantangan kolesterol serta cara yang bisa kamu lakukan agar dapat mengonsumsinya secara lebih aman. Pada dasarnya, kamu tidak dapat benar-benar terbebas dari risiko kolesterol tinggi. Namun, dengan terus menjaganya dengan upaya-upaya tadi, kamu bisa senantiasa meminimalisir dampak buruknya pada tubuh.

Contohnya adalah dengan mengikuti langkah-langkah di atas dan juga dengan meminum Nestlé ACTICOR dua kali sehari. Nestlé ACTICOR diperkaya serat larut inulin yang diperoleh dari tanaman chicory serta beta-glucan yang didapatkan dari oat. Keduanya telah teruji secara klinis dapat bantu turunkan kadar kolesterol LDL pada tubuh.

Belum lagi, mengonsumsinya juga sangatlah mudah. Selain dikemas dalam botol yang praktis, Nestlé ACTICOR juga memiliki rasa yang nikmat yang tersedia dalam 4 varian, antara lain Green Tea Latte, Chocolate, Banana, dan juga Avocado.

Nestlé ACTICOR, cara alami turunkan kolesterol!