Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.

Ayo Bersepeda! Ini Dia 6 Manfaat Bersepeda untuk Menghindari Gejala Penyakit Jantung Koroner

Pada era new normal ini, kesadaran masyarakat akan kesehatan tubuh mereka semakin meningkat. Alhasil, kebiasaan-kebiasaan sehat baru pun mulai diadopsi untuk bantu menunjang kesehatan tubuh serta tingkatkan sistem imun agar dapat menghindari penyakit.

Load more

Bersepeda hindari gejala penyakit jantung 

Hal ini setidaknya tercerminkan pada data yang dikeluarkan oleh The Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) yang menunjukkan bahwa minat bersepeda di Jakarta naik drastis. Sejak bulan Oktober 2019 silam, terdapat peningkatan hingga 1000% atau 10x lipat dalam jumlah penggunaan sepeda.

Fakta tersebut memang sangat menarik. Namun, tahukah kamu bahwa bersepeda bukan hanya baik untuk menjaga kesehatan tubuh, tapi juga dalam menghindari gejala penyakit jantung? Melalui berbagai manfaat kesehatan yang ditawarkan, bersepeda mampu jaga kesehatan jantungmu dan patut dilakukan, bahkan setelah era new normal sekalipun. Berikut adalah beberapa manfaat tersebut!

1. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Dilansir dari jurnal CIrculation milik American Heart Association (AHA), risiko mengalami gejala penyakit jantung koroner secara ampuh bisa dikurangi melalui bersepeda. Riset ini dilakukan oleh para ilmuwan dari University of Southern Denmark yang melakukan survei pada kelompok orang berusia 50–65 tahun, baik pesepeda dan juga bukan.

Hasilnya pun cukup menggembirakan. Para ilmuwan tersebut menemukan bahwa kasus serangan jantung 15% kali lebih rendah pada individu yang bersepeda. Hebat, bukan?

2. Meningkatkan Kadar Kolesterol Baik

Kolesterol adalah salah satu faktor utama yang menyebabkan penyakit jantung yang wajib diwaspadai. Hal ini karena kolesterol tinggi cenderung tidak menunjukkan tanda-tanda yang jelas dan pasti. Jika terlambat, kolesterol tinggi bisa sebabkan gejala penyakit jantung koroner yang fatal.

Untungnya, olahraga aerobik (seperti bersepeda) dapat bantu turunkan kadar kolesterol tubuh. Hal ini dilakukannya dengan meningkatkan high-density lipoproteins (HDL), atau yang dikenal sebagai “kolesterol baik”, yang fungsi utamanya adalah membuang kolesterol lewat liver. Hasilnya, kemungkinan kolesterol menghambat di arteri dan menyebabkan serangan dan penyakit jantung pun akan jauh berkurang.

3. Menghindari Kolesterol Jahat Menghambat Arteri

Risiko penghambatan arteri bisa berkurang jika kolesterol dibawa oleh HDL dan menjadi “kolesterol baik.” Namun, bersepeda rupanya juga mampu melakukan ini dengan cara lainnya, yakni meningkatkan besarnya low-density lipoproteins (LDL) atau “kolesterol jahat.” Perlu diketahui bahwa semakin besar bentuk dari LDL, akan semakin susah baginya masuk ke arteri. Tentu ini adalah kabar baik bagi kamu yang mau menghindari gejala penyakit jantung lewat hobi bersepeda!

4. Mengurangi Berat Badan

Apakah dokter menyarankan kamu menurunkan berat badan untuk mengurangi risiko penyakit jantung? Jika jawabannya adalah iya, ketahuilah kalau saran tersebut bukanlah tanpa alasan karena penurunan berat badan memang mampu kurangi risiko penyakit jantung dalam berbagai cara.

Beberapa di antaranya adalah dengan mengurangi lemak, LDL, serta trigliserida yang semuanya bisa menyempitkan arteri. Belum lagi, menurunkan berat badan juga bisa mengurangi diabetes yang juga merupakan salah satu faktor terjadinya penyakit dan serangan jantung.

Nah, kamu juga bisa mendapatkan manfaat ini melalui bersepeda. Sekiranya ada sekitar 300 kalori yang terbakar dalam waktu 1 jam bersepeda dalam kecepatan sedang. Tingkatkan kecepatannya kalau kamu ingin bakar lebih banyak kalori. Tapi, konsultasikan ke ahli kesehatan kalau tidak yakin kecepatannya aman bagi jantungmu, ya!

5. Menjaga Suasana Hati

Kamu tidak salah baca! Bersepeda memang mampu kurangi risiko gejala penyakit jantung dengan meningkatkan suasana hati! Hal ini karena bersepeda pada dasarnya dapat bantu mengatur gejala depresi, kecemasan, dan juga stres. Perlu diketahui kalau ketiganya dapat meningkatkan kemungkinan kalsium menghambat arteri dan sebabkan penyakit jantung. Jadi, tidak ada salahnya untuk jadikan kebiasaan bersepeda sebagai salah satu strategi self-care kamu!

6. Mengurangi Tekanan Darah

Menurut Kementerian Kesehatan RI, kamu perlu menjaga tekanan darah pada tingkatan normal, yakni 120 mmHg (sistolik) pada setiap detak jantung dan 80 mmHg saat keadaan relaks (diastolik). Nah, bersepeda secara rutin rupanya bisa bantu kamu meraih angka ini karena dapat turunkan tekanan darah hingga normal.

Pada jurnal Blood Pressure, para peneliti asal Amerika menemukan bahwa kegiatan kardio, seperti bersepeda, mampu mengurangi tekanan darah hingga 3,9% untuk sistolik dan 4,5 untuk diastolik. Riset ini dilakukan pada mereka yang telah lanjut usia dan berolahraga secara rutin. Tapi, jangan khawatir karena bersepeda tetap dapat bantu kamu hindari gejala penyakit jantung, tak terbatas berapa usiamu!

Tips Aman Bersepeda untuk Turunkan Gejala Penyakit Jantung

Bagaimana, setelah membaca manfaat kesehatan yang dimiliki kegiatan bersepeda, apakah kamu jadi tertarik buat memulainya? Sebelum siap-siap, ada baiknya kamu baca beberapa tips aman bersepeda berikut ini!

  • Konsultasi pada Dokter

Kondisi tubuh setiap orang berbeda-beda, ada yang memiliki risiko jantung lebih rendah dan ada yang risikonya lebih tinggi. Jika risiko penyakit jantungmu lebih tinggi, ada baiknya untuk bertanya apakah bersepeda merupakan kegiatan yang tepat atau tidak.

  • Siapkan Perlengkapan Keselamatan

Sebelum membeli sepeda, kamu perlu memikirkan perlengkapan keselamatan, seperti helm, sarung tangan, masker, atau juga sepatu khusus bersepeda. Hal ini akan meningkatkan keamanan kamu di jalan.

  • Pilihlah Sepeda yang Nyaman

Sepeda yang tepat bukanlah sepeda yang mahal, melainkan yang nyaman untuk kamu gunakan. Cari tahulah yang mana jenis yang cocok untuk kamu duduki serta yang mana yang aman untuk digunakan sehari-hari. Sebagai contoh adalah sepeda keranjang, jika hanya untuk keliling komplek, dan sepeda lipat, jika untuk dibawa ke kantor.

  • Bawa Botol Minum

Saat bersepeda, hindari dehidrasi dengan membawa botol minum sendiri. Bahkan, jika perlu, bawalah cemilan untuk dimakan saat singgah.

  • Belajar Isyarat Tangan

Kalau kamu berniat bersepeda di jalan raya atau jalan yang banyak kendaraan bermotor, pelajari isyarat khusus bagi pesepeda. Beberapa di antaranya adalah isyarat akan berhenti serta belok kanan dan kiri.

Nah, itulah tadi manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh bersepeda dan juga beberapa tips aman sebelum mulai kebiasaan yang satu ini. Namun, perlu diketahui bahwa manfaat mengurangi risiko gejala penyakit jantung bisa didapatkan secara optimal apabila kebiasaan bersepeda dilakukan secara rutin, yakni 8 KM atau 30 menit setiap harinya. Selanjutnya, pastikan untuk tidak hanya bersepeda saja, tapi juga dengan mengadopsi pola hidup sehat lainnya.

Salah satu cara yang bisa dipilih adalah dengan mengonsumsi Nestlé ACTICOR 2x sehari setelah makan. Nestlé ACTICOR hadir dalam 4 varian rasa (Avocado, Chocolate, Green Tea Latte, dan Banana) yang semuanya mengandung serat larut inulin dari akar chicory dan beta-glucan dari oats. Kedua serat larut tersebut dapat bantu turunkan kolesterol LDL yang tingkatkan risiko terkena gejala penyakit jantung.

ACTICOR, cara alami turunkan kolesterol!