Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.

Jangan Sampai Salah, Kenali Perbedaan Gejala Kolesterol Tinggi Pada Leher dan Nyeri Akibat Asam Urat Ini!

Sering mengalami masalah nyeri pada leher? Hati-hati sebab bisa jadi kondisi ini merupakan masalah serius, baik gejala kolesterol tinggi maupun asam urat. Dilansir dari Mayo Clinic Proceedings, nyeri leher merupakan penyebab utama keempat dari kecacatan dengan tingkat prevalensi tahunan melebihi 30%. Sebagian besar nyeri leher akut akan sembuh dengan atau tanpa pengobatan.

Load more

Kolesterol Tinggi

Kolesterol dan asam urat pun menjadikan nyeri pada leher sebagai salah satu gejala. Perlu diketahui bahwa kolesterol tinggi sendiri diartikan sebagai kondisi di mana terlalu banyak kolesterol dalam darah. Jumlah berlebih ini dapat menyumbat arteri yang merupakan pembuluh darah besar yang membawa darah ke seluruh tubuh. Jika arteri tersumbat oleh lemak darah, maka darah kamu tidak dapat mengalir ke seluruh tubuh dengan mudah.

Ada banyak hal berbeda yang berperan dalam peningkatan kadar kolesterol tubuh, termasuk gaya hidup, masalah kesehatan lain, dan gen yang kamu miliki. Pada gaya hidup misalnya, mengonsumsi terlalu banyak lemak jenuh, merokok, minum alkohol, serta malas bergerak bisa jadi penyebab masalah ini.

Keadaan ini pun dapat menyebabkan sejumlah penyakit jantung dan pembuluh darah. Penyakit ini dikenal bersama sebagai penyakit kardiovaskular atau penyakit yang berkaitan dengan jantung. Beberapa di antara penyakit tersebut antara lain nyeri dada, penyakit jantung koroner, penyakit arteri perifer, strok, hingga serangan jantung mendadak.

Asam Urat

Sementara penyakit asam urat merupakan gangguan kesehatan pada sendi yang disebabkan oleh kadar asam urat yang tinggi di dalam darah. Pada kondisi normal, asam urat sering kali larut melalui darah dan keluar melalui urine. Namun di kondisi tertentu, tubuh bisa saja menghasilkan asam urat dalam jumlah yang berlebihan yang menyebabkan penumpukan di dalam tubuh.

Jika sudah begini, tubuh akan mengalami nyeri serta pembengkakan di beberapa sendi tubuh, termasuk nyeri pada leher.

Perbedaan Gejala Kolesterol Tinggi Pada Leher dan Nyeri Akibat Asam Urat

Lantas, apa sebenarnya yang membedakan gejala kolesterol tinggi pada leher dan nyeri akibat asam urat? Meski tidak ada perbedaan yang signifikan, nyeri leher kolesterol sebenarnya disebabkan oleh adanya penumpukan lemak pada pembuluh darah di leher. Hasilnya, peredaran darah jadi terhambat. Lemak menumpuk ini sering berubah jadi plak dan mebuat pembuluh darah di sekitarnya jadi sempit.

Adapun nyeri leher akibat asam urat terjadi karena kandungan purin di dalam tubuh terbilang tinggi. Apabila kadarnya meninggi, maka purin yang menumpuk akan disalurkan melalui darah ke bagian tubuh tertentu, di antaranya adalah leher.

Kedua proses inilah yang menjadi pembeda nyeri leher saat kolesterol tinggi dan asam urat. Intensitasnya rasa sakit yang dirasakan setiap orang juga bisa berbeda, mulai dari ringan hingga parah. Adapun rasa sakit yang dirasakan biasanya meyerupai tekanan benda berat, ditusuk, atau berdenyut-denyut, sehingga membuat orang merasa tidak nyaman.

Yang perlu dicatat, nyeri pada leher tidak hanya fokus di leher saja, tetapi juga menyebabkan berbagai gejala penyerta, seperti pusing, sakit kepala, sulit menelan, sulit menggerakkan leher, nyeri di punggung atas atau bawah, serta pembengkakan di kelenjar getah bening.

Mengatasi Nyeri di Leher

Lalu, bagaimana cara mengobati dan mencegah agar nyeri pada leher yang disebabkan oleh kolesterol tinggi dan asam urat tidak terjadi? Di bawah ini beberapa hal yang perlu kamu lakukan:

  1. Kompres di area leher yang nyeri dengan es batu berbalut handuk
  2. Gunakan bantal yang sesuai saat tidur dan hindari batal tinggi atau keras
  3. Lakukan pijatan untuk meredakan nyeri yang muncul
  4. Senam leher dengan cara gerakkan leher ke atas dan ke bawah, ke kanan dan ke kiri, lalu putar kepala

Jika kolesterol dan asam uratmu terbilang tinggi, ada baiknya untuk segera menjalankan pola hidup sehat. Bukan rahasia lagi bahwa pola hidup sehat sangat penting untuk menjaga kualitas hidup seseorang. Hasilnya, tentu saja akan membuat kamu bebas dari berbagai risiko gangguan kesehatan. Menjaga kondisi fisik, mental, serta kesejahteraan sosialmu.

Adapun pola hidup sehat yang dimaksud antara lain menerapkan pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan bernutrisi dan menjauhi makanan cepat saja, aktif bergerak dan rajin berolahraga, menjaga berat bada ideal, berhenti merokok dan minum minuman beralkohol, serta menjaga suasana hati agar stres tidak meningkat.

Dengan begini, risiko munculnya gejala kolesterol tinggi pada leher dan nyeri akibat asam urat pun bisa dihindari.

Baca juga: Inspirasi Makanan Penurun Kolesterol Lezat yang Bisa Menemani Aktivitas Selama di Rumah

Nah, selain hal-hal tersebut di atas,  kamu juga bisa mengonsumsi minuman penurun kolesterol seperti Nestlé ACTICOR yang dikonsumsi dua kali sehari setelah makan. Pasalnya, Nestlé ACTICOR mengandung Beta Glucan yang didapatkan dari oat dan Inulin yang diperoleh dari akar chicory.


Kedua bahan tersebut telah teruji secara klinis bantu turunkan kadar kolesterol LDL pada tubuh. Nestlé ACTICOR dapat kamu langsung konsumsi baik dalam keadaan suhu normal maupun dingin. Minuman penurun kolesterol ini juga memiliki rasa nikmat yang tersedia dalam 4 varian, antara lain Green-Tea Latte, Chocolate, Banana, dan juga Avocado.
Nestlé ACTICOR, cara alami turunkan kolesterol!