Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.

Deteksi Dini Darah Tinggi dan Kolesterol dengan Cara Ini

Tekanan darah tinggi dan kolesterol merupakan dua kondisi yang berbeda. Namun, dua kondisi ini memiliki persamaan, yakni keduanya sama-sama berbahaya dan dapat mengakibatkan penyakit-penyakit serius. Bukan hanya itu, darah tinggi serta kolesterol rupanya juga memiliki hubungan antara satu sama lain.

Load more

Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengetahui informasi seputar darah tinggi dan kolesterol, hubungannya, serta cara mendeteksi gejala-gejalanya. Simak penjelasannya berikut ini!

Mendeteksi Darah Tinggi

Darah memiliki fungsi yang amat esensial, yaitu sebagai tempat di mana oksigen, antibodi, hormon, serta nutrisi dapat lalu lalang. Tanpanya, senyawa-senyawa tersebut tidak dapat sampai pada berbagai jaringan tubuh dan menjalankan fungsinya masing-masing. Maka dari itu, sirkulasi darah sangatlah wajib untuk terus dijaga.

Termasuk, memastikan tekanan darah dalam keadaan yang normal. Tekanan darah pada dasarnya mengacu pada perhitungan seberapa kuat darah menekan dinding pembuluh darah. Ketika tekanan darah kamu tinggi, pembuluh darah dan jantung akan memiliki beban yang terlalu tinggi, sehingga dapat bekerja kurang efektif atau bahkan mengalami kerusakan.

Pada saat darah tinggi terjadi, kamu mungkin tidak melihat gejala dan dampaknya secara langsung. Namun, kebanyakan orang yang memiliki darah tinggi akan merasa sakit kepala, mimisan, sesak nafas, pusing hingga gangguan penglihatan, serta sesak nafas dan sakit dada.

Mendeteksi Kolesterol Tinggi

Kolesterol merupakan senyawa yang bisa diperoleh dari makanan. Namun begitu, sebenarnya hati kita sendiri juga memproduksinya untuk menjalankan berbagai fungsi, antara lain untuk membangun sel, hormon, serta memproduksi vitamin D.

Lalu, jika fungsinya sangat penting, kenapa kita perlu mengurangi kolesterol?

Pada dasarnya, kolesterol tidak dapat larut dalam darah. Kolesterol ini perlu diangkut oleh sejenis protein yang disebut sebagai lipoprotein. Lipoprotein terbagi menjadi dua jenis, antara lain low-density lipoproteins (LDL) yang membawa kolesterol dari hati ke seluruh tubuh dan juga high-density lipoproteins (HDL) yang berguna membawa kolesterol dari seluruh tubuh kembali ke hati.

Nah, LDL seringkali disebut sebagai kolesterol jahat. Hal ini karena tingginya kolesterol LDL yang beredar pada tubuh dapat menyebabkan pengendapan pada arteri.

Sebenarnya, baik darah tinggi dan kolesterol tinggi bisa tidak menunjukkan gejala sama sekali. Namun, pada kondisi yang parah, kamu mungkin akan merasakan sakit pada area kaki serta dada (angina). Selain itu, kolesterol juga akan menghasilkan benjolan pada tubuh (xanthoma) serta berujung pada tekanan darah tinggi (hipertensi).

Hubungan antara Darah Tinggi dan Kolesterol Tinggi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tekanan darah tinggi dapat mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah. Tapi, tahukah kamu bahwa kerusakan pada pembuluh darah ternyata dapat menjadi tempat di mana plak-plak akan muncul?

Plak-plak tersebut terbuat dari berbagai senyawa, seperti lemak, kalsium, dan juga kolesterol LDL. Selain itu, plak tersebut juga biasa muncul dan menyumbat arteri serta menimbulkan kondisi yang disebut atherosclerosis. Sebuah kondisi di mana arteri mengalami penyempitan dan juga pengerasan.

Hal ini pun menjadikan darah tinggi dan kolesterol tinggi sebagai penyebab terjadinya satu sama lain. Apabila atherosclerosis dibiarkan begitu saja, penyaluran oksigen melalui darah akan terhambat dan memicu strok serangan jantung, dan bahkan kematian.

Nah, itulah tadi beberapa gejala darah tinggi dan kolesterol tinggi. Kesimpulannya, kedua kondisi tersebut memiliki hubungan yang dekat dan gejala yang hampir mirip antara satu dan lain. Jika kamu merasakan gejala-gejalanya atau keluarga kamu memiliki riwayat kedua penyakit tersebut, ada baiknya kamu mengambil langkah-langkah untuk mengetahui pasti kondisi tekanan darah dan juga kolesterol

Kamu bisa melakukan deteksi secara mandiri dengan menggunakan pengukur tekanan darah (blood presure monitor) dan cholesterol test kit yang bisa ditemukan di klinik dan juga dapat dibeli di apotek terdekat. Apabila hasilnya tinggi, segera periksakan ke dokter untuk mengetahui kadar kolesterol LDL serta tekanan darahmu.

Selanjutnya, hindari kolesterol dengan cara-cara yang alami, misalnya dengan meminum Nestlé ACTICOR sebanyak 2 kali sehari setelah kamu makan. Minuman penurun kolesterol ini dilengkapi serat larut inulin yang diperoleh dari akar chicory dan juga beta glucan yang diperoleh dari oats (beta glucan). Keduanya telah teruji secara klinis dapat bantu turunkan kolesterol LDL. Dengan begitu, kamu bakal senantiasa menjaga diri dari tekanan darah tinggi serta atherosclerosis!

Kebaikan tersebut dapat kamu dapatkan melalui 4 varian yang nikmat yang bebas kamu pilih sesuka hati. Rasakan kenikmatan Nestlé ACTICOR Green Tea Latte, Chocolate, Banana, dan Avocado setiap hari, mulai hari ini!

Nestlé ACTICOR, cara alami turunkan kolesterol!