Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.

Cara Menghindari Serangan Jantung Sesuai Tingkat Usia

Persepsi kebanyakan orang mengenai penyakit jantung saat ini adalah bagaimana penyakit ini hanya menyerang mereka yang sudah lanjut usia. Padahal, hal ini tidaklah benar! Faktanya, mereka yang masih berusia aktif juga tidak bebas dari risiko penyakit jantung.

Load more

Maka dari itu, setiap orang perlu melakukan berbagai cara menghindari serangan jantung agar kesehatan tetap terjaga, baik di masa kini maupun masa depan. Tapi, seperti apa ya cara-cara tersebut? Langsung saja simak tips menghindari serangan jantung sesuai dengan tingkat usia kamu!

Seluruh Usia

Sebelum membahas cara-cara yang disesuaikan dengan tingkat usia, kamu perlu tahu apa saja yang wajib dilakukan oleh semua orang, berapa pun usianya.  Secara garis besar, semua orang perlu menerapkan pola makan sehat dan juga menjalani hidup yang aktif.

  • Pola Makan Sehat

Makanan yang buruk bagi jantung adalah makanan pantangan kolesterol dan tekanan darah tinggi. Jadi, pilihlah makanan-makanan sehat yang rendah lemak jenuh, lemak trans, serta sodium. Kemudian, cobalah untuk mengonsumsi buah-buah dan sayuran, ikan, biji-bijian, dan juga gandum utuh.

  • Olahraga yang Cukup

Kebiasaan olahraga akan membawa berbagai macam manfaat jika dilakukan secara tepat. Kemudian, untuk melakukannya, kamu pun tidak perlu menjalani kegiatan olahraga yang berat. Menarik, ‘kan?

Menurut American Heart Association (AHA), orang-orang dewasa perlu melakukan olahraga aerobik dengan intensitas sedang setidaknya 150 menit per minggu. Adapun yang termasuk kegiatan aerobik ini adalah jogging, berlari, berenang, berjalan kaki, bersepeda, dan juga senam.

Baca juga: 5 Kebiasaan Simpel untuk Menjaga Kesehatan Jantung. Apa Saja?

Usia 20-29 Tahun

Apabila kamu sudah melakukan berbagai cara menghindari serangan jantung yang dasar seperti di atas, risiko yang kamu miliki sudah berkurang. Tapi, bukan berarti kamu tidak perlu waspada lagi. Upayakan untuk melakukan medical check-up untuk melihat kadar kolesterol, tekanan darah, kadar gula darah, dan lain-lain setidaknya 5 tahun sekali.

Kemudian, apabila kamu memiliki kebiasaan merokok, segeralah berhenti sebab kebiasaan ini mampu meningkatkan risiko terhadap berbagai penyakit. Bukan hanya serangan jantung saja, risiko penyakit seperti kanker paru-paru, bronkitis kronis, dan juga diabetes pun akan bertambah. 

Usia 30-39 Tahun

Pada usia ini, banyak dari kita yang sudah mulai berkeluarga. Jadi, sangat wajar jika pusat perhatian kita hanya tertuju pada pasangan, anak-anak, dan juga kondisi finansial. Namun begitu, jangan sampai kamu tidak memperhatikan kesehatan jantungmu, ya!

Bila perlu, ajak seluruh anggota keluarga untuk menjalani kebiasaan hidup sehat bersama-sama sebagai cara menghindari serangan jantung. Adapun yang bisa dilakukan adalah berolahraga bersama, menyiapkan sarapan dan makan malam yang sehat, atau menghabiskan waktu dengan kegiatan menyenangkan.

Perlu diketahui bahwa stres yang berlangsung berkelanjutan mampu tingkatkan kolesterol jahat LDL, trigliserida, dan juga tekanan darah. Nantinya, hal-hal ini akan meningkatkan risiko seseorang terserang penyakit jantung.

Usia 40-49 Tahun

Meski risiko penyakit jantung yang kamu miliki pada usia ini sudah lebih tinggi, jangan khawatir karena ada berbagai cara menghindari serangan jantung yang bisa bermanfaat secara signifikan. Beberapa di antaranya dengan melakukan medical check-up lebih sering (terutama dengan memperhatikan kadar kolesterol dan gula darah), menjaga berat badan, dan berolahraga.

Usia 50-59

Sama seperti mereka yang berusia 40-49 tahun, kamu juga perlu melakukan medical check-up lebih sering. Bahkan, kamu direkomendasikan untuk melakukannya setiap tahun.

Kemudian, perbanyaklah makanan-makanan sehat. Seperti yang telah dijelaskan di awal, kamu perlu menghindari lemak jenuh, lemak trans, dan juga sodium karena dapat memperburuk kadar kolesterol jahat pada tubuh dan juga tingkatkan tekanan darah. Kemudian, konsumsilah makanan tinggi serat, misalnya buah-buah, sayuran, dan gandum utuh; serta lemak yang baik seperti pada ikan dan biji-bijian.

Lalu, pelajari pula tanda-tanda serangan jantung serta kondisi-kondisi lain yang berhubungan, seperti strok, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan diabetes. Bila ada keluhan sedikit pun, jangan ragu untuk menghubungi dokter dan menjalani pengobatan sesuai arahan. Bagaimana pun juga, waspada merupakan salah satu cara menghindari serangan jantung yang paling baik.

Usia 60 Tahun ke Atas

Seiring berjalannya waktu, risiko penyakit jantung akan lebih tinggi. Maka dari itu, kamu perlu memperhatikan kesehatan lebih detail lagi. Saat melakukan medical check-up tahunan, mintalah dokter untuk mengukur ankle-brachial index (ABI) untuk mengetahui apakah ada risiko terhambatnya arteri pada kaki, atau dikenal sebagai peripheral artery disease (PAD).

Selanjutnya, pastikan kamu menjaga pola makan dengan lebih baik. Umumnya, mereka yang berusia 60 tahun ke atas perlu menjaga asupan kalori. Selanjutnya, pastikan kamu semakin menjaga pola makan. Umumnya, mereka yang berusia 60 tahun ke atas perlu menjaga asupan kalori. Hal ini disebabkan oleh berat badan berlebihan pada usia lanjut mampu meningkatkan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, dan juga kadar kolesterol.

 Adapun Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang direkomendasikan oleh Kemenkes RI, sebagai berikut:

  • Laki-laki

50-64 tahun    : 2150 kkal
65-80 tahun     : 1800 kkal
80+ tahun    : 1600 kkal

  • Perempuan

50-64 tahun    : 1800 kkal
65-80 tahun     : 1550 kkal

Nah, itulah tadi berbagai cara menghindari serangan jantung yang bisa kamu ikuti sesuai tingkat usiamu. Pada dasarnya, risiko penyakit jantung memang meningkat seiring berjalannya waktu. Namun begitu, menjaga pola makan dan aktif berolahraga mampu membantumu terhindar dari penyakit jantung.

Selanjutnya, dukung cara menghindari serangan jantung yang kamu lakukan dengan perbanyak konsumsi serat larut. Minumlah Nestlé ACTICOR dua kali sehari setelah makan. Perlu diketahui, Nestlé ACTICOR mengandung dua jenis serat larut, antara lain beta-glucan (dari oat) dan inulin (dari chicory). Kedua serat larut ini teruji secara klinis dapat bantu menurunkan kolesterol jahat. Nantinya, risiko terserang penyakit jantung pun juga akan turun.

Nikmati Nestlé ACTICOR yang hadir dalam kemasan praktis dan 4 rasa lezatnya, yakni Green-Tea Latte, Banana, Chocolate, dan Avocado. Nestlé ACTICOR, cara alami turunkan kolesterol!