Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.

Apa Saja Penyebab Kolesterol Naik? Yuk Cari Tahu

Kolesterol tinggi pada tubuh sangat membahayakan sebab bisa memicu berbagai masalah kesehatan. Hal ini terjadi karena kemampuan kolesterol jahat dalam tubuh dalam memicu timbunan lemak di pembuluh darah, sehingga menyulitkan aliran darah menjadi terhambat dan tidak lancar. Berbagai penyakit berbahaya seperti jantung koroner, serangan jantung, atau strok bisa dipicu oleh kolesterol tinggi.

Load more

Apa Saja Penyebab Kolesterol Naik? Yuk Cari Tahu

Kolesterol dikatakan tinggi bila totalnya lebih dari 200 mg/dL. Penerapan gaya hidup yang tidak benar membuat berbagai kalangan dari segala usia dan jenis kelamin punya risiko mengidap kolesterol tinggi. Selain itu, ada berbagai penyebab kolesterol naik yang sering kali tidak disadari. Apa saja? Cek informasinya di bawah ini!

1. Mengonsumsi Makanan Tinggi Lemak Jenuh dan Lemak Trans Terlalu Banyak

Penyebab kolesterol naik yang pertama disebabkan oleh makanan yang tinggi gula dan tinggi garam yang ditemukan di beberapa makanan seperti popcorn, kue kering, dan biskuit. Makanan-makanan tersebut punya kandungan lemak jenuh dan lemak trans yang tinggi. Bila terlalu banyak dan sering dikonsumsi, maka kolesterol pun bisa naik.

2. Malas Berolahraga dan Aktif Bergerak

Malas melakukan olahraga dan kurang aktif bergerak di keseharianmu bisa jadi penyebab kolesterol naik. Kurang bergerak pun mampu membuat berat badan bertambah. Itu artinya, ada banyak lemak yang terdapat di dalam tubuh, sehingga bisa memicu kolesterol jahat (LDL) meningkat.

Jadi, cobalah untuk berolahraga setiap hari, ya. Kamu bisa melakukan kegiatan-kegiatan kardio dengan intensitas yang sedang. Sebagai contoh adalah dengan berjalan dengan cepat selama 30–40 menit atau bersepeda selama 30 menit. Kedua kegiatan ini rupanya bisa meningkatkan kolesterol baik (HDL), bahkan sampai 10%, loh! Perlu diketahui bahwa kolesterol baik (HDL) ini punya fungsi utama membawa kolesterol ke organ hati untuk dibuang dari tubuhmu!

3. Berat Badan Berlebih

Pada dasarnya, berat badan berlebih atau obesitas punya potensi besar memicu kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol baik (HDL) rendah. Kondisi ini menandakan adanya banyak lemak dalam yang kemudian berujung pada tingginya kadar kolesterol. Jika sudah mengidap obesitas, seseorang bisa saja mengalami peningkatan risiko penyakit jantung.

4. Kebiasaan Merokok

Merokok memang bisa membuat tubuh merasa hangat dan membuat pikiran lebih rileks. Sayangnya, efek jangka panjang dari kebiasaan buruk ini dapat merusak pembuluh darah dalam tubuh dan memicu pengendapan lemak. Keseringan merokok juga membuat kolesterol baik (HDL) menurun.

Bukan hanya itu, di dalam rokok terdapat berbagai macam kandungan racun. Salah satunya antara lain akrolein. Zat ini memiliki aroma kurang sedap yang dihasilkan dari pembakaran tanaman, seperti tembakau. Akrolein merupakan zat berbahaya yang biasanya digunakan dalam pembuatan senjata kimia dan pestisida.

Kandungan akrolein mudah masuk ke aliran darah lewat paru-paru dan mampu memengaruhi cara tubuh mengolah kolesterol. Tidak hanya itu, senyawa ini juga bisa memicu penyakit jantung.

5. Kondisi Penyakit Tertentu

Penyakit bawaan juga bisa menjadi faktor risiko kolesterolmu tinggi, loh! Beberapa jenis penyakit tersebut antara lain diabetes, tekanan darah tinggi (hipertesi), kelenjar tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme), penyakit ginjal, serta penyakit liver. Maka dari itu, saat mencoba menurunkan kadar kolesterol tubuh, pastikan kamu juga menangani masalah-masalah di atas.

6. Risiko Keturunan

Siapa sangka bahwa kolesterol tinggi juga bisa disebabkan oleh faktor keturunan? Ternyata, ada sebagian orang yang memang memiliki kondisi genetik bawaan terhadap gangguan kesehatan yang satu ini. Istilah ini dikenal dengan nama familial hypercholesterolemia (FH) di mana kadar kolesterol jahat (LDL) cenderung tinggi dan sudah terjadi sejak usia muda.

Umumnya, kondisi ini akan menghasilkan gejala berupa benjolan di kulit yang dibentuk oleh peningkatan lipid karena kadar kolesterol tinggi. Jika seiring pertambahan usia dan gejala seperti ini tidak ditangani secara benar, maka kondisi kesehatan kamu bisa semakin memburuk dan ancaman penyakit jantung jadi lebih tinggi. Jadi, coba perhatikan segala gejala yang ada dan ikuti apa kata dokter, ya!

7. Orang Usia Lanjut dan Dewasa Muda

Menurut American Heart Association (AHA), adapun anjuran cek kolesterol adalah setiap 4 hingga 6 tahun sekali jika usia kamu sudah di atas 20 tahun. Namun, perlu diketahui juga bahwa anjuran ini hanya bisa dipakai kalau kadar kolesterolmu rendah. Apabila kolesterol cenderung tinggi, kamu mungkin akan perlu tes setiap 3 bulan sekali hingga kolesterol normal kembali.

Umumnya, hal ini akan berlaku pada mereka yang berada di usia yang lebih tua. Bagi para pria, kadar kolesterol akan lebih tinggi seiring usia yang bertambah. Bahkan, kadar kolesterolnya akan cenderung lebih tinggi dibandingkan para wanita yang usianya sama. Kemudian, khusus untuk para wanita, peningkatan juga akan terjadi, terutama bagi mereka yang mengalami menopause.

Namun saat ini tidak hanya orang yang lanjut usia saja, kolesterol tinggi pun juga dialami oleh orang dewasa muda. Hal ini disebabkan karena penerapan gaya hidup yang kurang sehat. Dengan mengetahui apa saja penyebab kolesterol naik, setiap orang kini bisa lebih waspada dalam menerapkan gaya hidup.

Untuk membantu terhindar dari kolesterol, mulailah melakukan gaya hidup sehat seperti mengonsumsi makanan rendah garam, memperbanyak konsumsi biji-bijian, buah, dan sayur, serta mengurangi jumlah lemak hewani. Kemudian, lebih banyaklah mengonsumsi makanan dengan lemak baik, hentikan dan hindari kebiasaan merokok, cegahlah berat berlebih dengan berolahraga minimal 30 menit setiap hari, dan hindari stres berlebih.

Selain itu, kamu juga perlu menambah mengonsumsi minuman penurun kolesterol setiap hari demi membantu menurunkan kolesterol jahat. Salah satunya dengan mengonsumsi Nestlé ACTICOR.  Di dalam Nestlé ACTICOR terdapat beta glucan (dari oats) dan inulin (dari akar chicory) yang mampu memperbaiki profil lipid. 

Minuman penurun kolesterol ini terbuat dari bahan alami dan rendah lemak dengan empat varian rasa yang enak, yakni Avocado, Banana, Chocolate, dan Green-Tea Latte. Nestlé ACTICOR diperuntukkan bagi orang dewasa yang berumur di atas 18 tahun dan ingin lebih meningkatkan upaya penurunan kolesterol. Konsumsilah Nestlé ACTICOR 2 kali sehari setelah makan.

Nestlé ACTICOR, cara alami turunkan kolesterol!