Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.

3 Organ pada Tubuh yang Bisa Terkena Dampak Akibat Kolesterol Tinggi

Salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh banyak orang adalah kolesterol tinggi. Hal ini merupakan keadaan di mana tingkat kolesterol dalam darah yang melebihi kadar normal, sehingga bisa memengaruhi kesehatan. Total kadar kolesterol yang dianggap tinggi, yakni lebih dari 200 mg/dl.

Load more

Akibat Kolesterol TinggiTerjadinya kolesterol tinggi bisa disebabkan oleh banyak faktor di kehidupan sehari-hari yang tidak kita sadari. Namun, lama kelamaan bila kolesterol tinggi tidak segera ditangani bisa menyebabkan organ dalam tubuh menjadi rusak. Di bawah ini terdapat tiga organ pada tubuh yang bisa terkena dampak akibat kolesterol tinggi.

Jantung

Akibat kolesterol tinggi sangat berdampak pada kesehatan jantung kamu. Penyakit jantung koroner menjadi salah satu akibat kolesterol tinggi yang biasa terjadi.

Jika kolesterol jahat memiliki kadar yang tinggi, maka hal ini bisa membentuk plak yang ada di pembuluh darah, sehingga menyumbat aliran darah ke jantung. Akibatnya jantung tidak akan bekerja optimal dan membuatnya kekurangan asupan darah.

Bila tidak segera ditangani, membuat asupan oksigen ke jantung jadi berkurang dan jantung jadi tidak bisa memompa darah dengan baik. Kondisi ini pun bakal menimbulkan beberapa masalah seperti sesak napas, nyeri pada dada, atau kehilangan nyawa secara tiba-tiba.

Kantung Empedu

Kantung empedu merupakan bagian dari organ pencernaan manusia, di mana posisinya di bawah organ hati. Perannya sebagai tempat cairan empedu. Cairan ini membantu meruntuhkan lemak yang ada di dalam usus.

Sebenarnya, cairan empedu terbuat dari kolesterol. Bila kolesterol jahat tinggi, akan membuatnya menumpuk dalam cairan empedu sehingga terbentuklah batu pada kantung empedu. Adanya batu empedu akan menghambat saluran cairan empedu.

Bila kondisi ini terjadi, kamu bisa merasakan rasa sakit di perut bagian kanan atas. Rasa sakit ini bisa dirasakan setelah kamu mengonsumsi makanan yang berlemak tinggi.

Otak

Akibat kolesterol tinggi juga bisa menyebabkan penyakit strok. Hal ini terjadi karena aliran darah yang bergerak menuju ke otak terhambat oleh plak, sehingga organ yang satu ini tidak mendapatkan asupan darah yang kaya oksigen dengan cukup. Adanya plak juga akan membuat darah yang mengalir ke otak menjadi beku, sehingga sistem saraf pusat menjadi lumpuh dan munculah penyakit strok.

Adanya hambatan tersebut akibat kolesterol tinggi yang membentuk plak dan menumpuk di dalam pembuluh darah arteri karotis. Bila otak tidak memeroleh oksigen dan nutrisi yang cukup, akan sangat berpengaruh pada sel-sel otak dan membuatnya tidak berfungsi dalam hitungan menit saja, sehingga memicu kerusakan otak secara permanen.

Bukan hanya itu, jika di bagian otak terdapat tumpukan protein beracun yang dinamakan Beta-Amyloid, maka akan memicu berbagai masalah kognitif dan daya ingat. Apabila kadar kolesterol jahat makin tinggi, pembentukan Beta-Amyloid bakal semakin cepat.

Baca juga: 5 Penyakit Berbahaya Akibat Kolesterol Tinggi

Lindungi Kesehatan Organ Tubuh Akibat Kolesterol Tinggi

Ada beberapa upaya yang bisa kamu lakukan untuk membantu menghindari kerusakan organ akibat kolesterol tinggi, yakni dengan memerhatikan kadar kolesterol dan tetap menjaganya dalam batas yang normal.

Menerapkan gaya hidup sehat dalam sehari-hari di bawah ini menjadi kunci yang bisa dilakukan:

  1. Jangan merokok dan jauhi asapnya
  2. Kurangi makanan yang digoreng. Baiknya mulai sekarang olah makanan dengan cara direbus, dipanggang, dan dikukus serta kurangi konsumsi daging olahan maupun daging berlemak
  3. Mengonsumsi  buah dan sayur setiap hari dan memperbanyak porsinya serta terapkan diet rendah lemak
  4. Menjaga berat badan tetap terkontrol
  5. Teratur mengecek kadar kolesterol minimal lima tahun sekali bila kamu tidak memiliki sakit atau risiko terkena kolesterol. Sementara bagi kamu yang memiliki riwayat keluarga kolesterol tinggi atau penyakit jantung bisa dilakukan lebih sering
  6. Secara rutin melakukan olahraga 30 menit setiap hari seperti jalan cepat, jogging, bersepeda, atau renang
  7. Jangan stres berlebih dan cukup tidur setiap hari

Sebagai tambahan, kamu bisa mengonsumsi Nestle ACTICOR setiap hari untuk membantu menurunkan kolesterol jahat.

Ada dua kandungan utama dalam Nestle ACTICOR yang sangat berperan dalam menurunkan kadar kolesterol, yakni Beta Glucan dari oat dan Inulin dari akar chicory yang sudah teruji klinis mampu memperbaiki profil LIPID dengan mempengaruhi metabolisme LIPID dan asam empedu.

Nestlé ACTICOR terbuat dari bahan alami dan memiliki empat varian rasa yang enak, seperti Banana, Green-Tea Latte, Chocolate, dan Avocado. Nestlé ACTICOR bisa dikonsumsi orang dewasa di atas 18 tahun dan memiliki kepedulian terhadap kesehatan tubuhnya. Konsumsilah Nestlé ACTICOR 2 kali sehari setelah makan. ACTICOR, cara alami turunkan kolesterol!

 

Baca juga: Orang Muda Juga Bisa Kena! Yuk, Cari Tahu Cara Mencegah Jantung Koroner